jenis pedal sepeda
Salah satu conto pedal sepeda jenis flat pedal (gambar : www.condorcycles.com)

Mengenal Jenis – jenis Pedal Sepeda

Posted on

Mengenal Jenis – jenis Pedal Sepeda. Pedal merupakan salah satu part penting pada sebuah sepeda. Pedal berfungsi sebagai alat penyalur tenaga kaki kita untuk memutar roda sepeda. Tanpa adanya pedal, kita tidak dapat mengayuh untuk menggerakkan sepeda kita.

Ada beberapa jenis pedal sepeda yang lazim digunakan dalam duna persepedaan. Perbedaan jenis pedal sepeda ini biasanya disesuaikan dengan kebutuhan pada jenis sepedanya. Misal model pedal pada sepeda downhill akan berbeda dengan pedal yang digunakan pada roadbike.

Nah, berikut ini beberapa jenis pedal sepeda yang lazim digunakan.

baca juga : Hobi Bersepeda? Inilah Aksesoris Bersepeda yang Wajib Dimiliki oleh Goweser

1. Jenis Pedal Speda Flat Pedal

Pedal jenis ini merupakan jenis yang paling banyak kita temui di sekitar kita. Jenis flat pedal merupakan pedal yang paling sederhana. Sesuai dengan Namanya, bentuk flat pedal ini hanya seperti “papan yang rata” yang kita injak untuk menggerakkan crankset.

jenis pedal sepeda
Salah satu contoh pedal sepeda jenis flat pedal (gambar : www.condorcycles.com)

Karena penggunaan yang simple, pedal ini paling sering dipasangkan pada sepeda dengan penggunaan sehari – hari. Pada penggunaan professional, flat pedal digunakan pada cabang balap sepeda yang tidak terlalu mengandalkan kayuhan pedal untuk melaju, seperti pada cabang Downhill.

Kelebihan dari pedal jenis ini adalah penggunaan yang simple. Sedangkan kekurangannya adalah, karena bentuknya yang hanya flat, pada kondisi tertentu dapat menjadi licin saat diinjak.

2. Clip Pedal / Pedal Toe Clip

Berikutnya adalah Clip Pedal atau sering juga disebut pedal toe clip. Jenis pedal sepeda ini sebenarnya pada dasarnya adalah flat pedal. Namun pada pedal jenis ini diberikan tambahan berupa pengikat kaki. Pengikat kaki ini berbentuk pelat melengkung dan juga strap.

jenis pedal sepeda
Toeclip pedal didesain untuk meningkatkan performa kayuhan saat bersepeda (gambar : www.gbcycles.co.uk)

Pengikat kaki ini berfungsi agar kaki tidak tidak selip saat diinjak. Selain itu dengan diikatnya kaki ke pedal, maka tenaga kayuhan dapat lebih optimal tersalurkan menjadi gerakan sepeda.

Pedal clip ini sering digunakan pada sepeda roadbike. Pada zaman dulu, pedal ini digunakan baik untuk balap sepeda jalan raya ataupun yang diadakan di velodrome. Namun pada saat artikel ini ditulis, penggunaan clip pedal untuk dunia balap sepeda sudah sedikit. Saat ini mugkin yang masih banyak menggunakan adalah goweser sepeda fixie atau fix gear.

Kelebihan pedal jenis ini adalah transfer tenaga kayuhan kaki lebih optimal. Jadi tenaga kayuhan kita tidak banyak terbuang karena kaki terikat ke pedal. Selain itu resiko slip / kepeleset saat mengayuh juga minimal karena kaki terikat ke pedal.

Jenis pedal sepeda ini juga memiliki kekurangan. Karena kaki terikat kuat ke pedal sepeda, resiko untuk jatuh menjadi sangat besar karena kaki tidak bisa / susah dilepas. Kejadian ini sering terjadi terutama saat kita harus berhenti mendadak.

Baca juga : Yuk Kenali Jenis Sepeda MTB / Gunung

3. Jenis Pedal Sepeda Clipless Pedal

Jenis pedal sepeda yang selanjutnya adalah clipless pedal. Pedal ini merupakan pengembangan dari clip pedal. Pada prinsipnya, jenis pedal ini juga “mengikat” kaki agar menempel ke pedal sehingga transfer tenaga kayuhan bisa lebih efisien.

Pada jenis pedal sepeda ini terdapat 2 bagian. Bagian pertama adalah pedal unitnya yang dipasang pada crank arm sepeda. Bagian keduanya bernama cleat yang dipasang pada sepatu.

jenis pedal sepeda
Beberapa contoh pedal clipless (pedal beserta cleatnya) yang populer di dunia sepeda baik MTB ataupun Road bike (gambar : university.trisports.com)

Sesuai dengan namanya, pada jenis pedal Clipless ini, sudah tidak menggunakan clip untuk mengikat kaki. Peran clip digantikan dengan “cleat”. Cleat ini memiliki bentuk yang didesain khusus agar dapat mengikat kaki ke pedal. Untuk cleat harus dipasangkan pada sepatu khusus yang mendukung cleat. Umumnya cleat dipasang pada sepatu dengan menggunakan baut sebagai pengikatnya.

Bentuk pedal memiliki bentuk yang khsusus dan memiliki unit pengunci cleat. Bentuk pedal dan cleat biasanya memiliki perbedaan dari setiap produsen. Jadi antara cleat dan pedal biasanya dijual satu paket.

Seperti halnya pada clip pedal, pada jenis pedal sepeda clipless ini memiliki keuntungan utama yaitu efisiensi transfer tenaga ke pedal serta tidak gampang slip. Selain itu, pedal clipless juga memiliki kelebihan lebih gampang dilepas oleh goweser dibandingkan pedal clip.

Kekurangannya adalah harganya yang relatif lebih mahal karena harus membeli sepatu khusus yang support dengan pedal clipless. Selain itu, jika kita bertukar pakai dengan pedal merk lain, belum tentu cocok dipakai karena bisa jadi bentuknya berbeda. Jadi kalau beda merk, ada kemungkinan harus ganti cleat nya juga.

Pada pengguna yang baru, terkadang masih kesulitan pada saat memasang dan melepas cleat dari pedal. Namun seiring dengan waktu, kesulitan ini akan teratasi karena sudah terbiasa.

Baca juga : Inilah jenis- jenis sepeda balap / road bike dan fungsinya

Nah itulah beberapa jenis pedal sepeda yang lazim digunakan dalam sepeda. Semoga artikel singkat ini dapat bermanfaat bagi kita.

Terima kasih teah berkunjung ke gowespedia.com. Tetap sehat, tetap semangat, salam gowes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *