Yuk Kenali Jenis Sepeda MTB / Gunung

Posted on
Yuk Kenali Jenis Sepeda MTB / Gunung. Pada artikel yang lalu, gowespedia sudah menulis mengenai jenis-jenis sepeda balap / roadbike. Kali ini, gowes pedia gantian akan mambahas mengenai jenis – jenis sepeda gunung atau MTB.
Sepeda gunung sering juga disebut dengan MTB yang merupakan kepanjangan dari Mountain Bike. Sesuai dengan namanya, sepeda jenis ini diperuntukkan untuk bersepeda di jalur pegunungan. Meskipun lebih tepatnya melewati jalan berbatu / off road karena saat ini pegunungan jalannya sudah banyak yang mulus.
Taukah sobat goweser sekalian jika ada beberapa jenis sepeda MTB? Nah, pada artikel kali ini, gowespedia.com akan membahas mengenai jenis – jenis sepeda gunung yang ada saat ini. Berikut artikelnya.

Jenis – jenis Sepeda MTB / Sepeda Gunung Berdasarkan Konstruksi Rangka / Frame

Pembagian sepeda gunung yang pertama berdasarkan konstruksi rangka / frame sepeda. Secara umum, sepeda gunung dibagi menjadi 2 yaitu :

Sepeda Gunung Hard Tail

jenis sepeda mtb gunung
babahbikes.com
Jenis sepeda MTB yang pertama berdasarkan konstruksi rangkanya adalah sepeda MTB hard tail. Sepeda gunung ini merupakan salah satu jenis yang paling banyak kita temui di sekitar kita. Pada sepeda gunung jenis ini rangka atau frame sepeda dibuat rigid atau kaku. Hal ini dilakukan dengan tidak menambahkan suspensi pada rangka. Jadi pada sepeda gunung jenis ini, suspensi maksimal hanya terdapat pada fork / suspensi depan saja. Pada frame setiap sambungannya akan disambung mati (las jika frame terbuat dari logam, dan sambungan paten jika bahannya karbon).
Jenis sepeda gunung ini didesain untuk track yang tidak terlalu ekstrim. Hanya sebatas pada jalanan berbatu / rusak tanpa ada lubang yang dalam atau lompatan yang tinggi.

Sepeda MTB Full Suspension / Soft Tail

jenis sepeda gunung
unitedbike.com
Jenis sepeda Gunung ini juga sering disebut dengan sepeda fulsus yang merupakan singkatan dari full suspension. Sesuai dengan namanya, sepeda MTB ini memiliki suspensi pada framenya. Hal ini ditujukan agar sepeda dapat meredam akibat benturan yang terjadi saat sepeda melompat. Oleh karena itu, konstruksi sepeda ini dipakai pada track offroad menengah hingga ekstrim. Sepeda downhill salah satu contoh jenis sepeda MTB yang menggunakan konstruksi full suspension ini.
Sepeda full suspension ini kurang cocok untuk medan / track yang relatif halus. Hal ini disebabkan karena bobotnya yang relatif lebih berat karena penambahan perangkat suspensi di frame. Selain itu, dengan adanya pegas /suspensi pada frame membuat kayuhan kita tidak tersalurkan menjadi gerak maju sepeda kita. Sebagian kayuhan kita akan menjadi ayunan keatas dan kebawah sehingga mengurangi kecepatan kita jika dibandingkan dengan saat menggunakan sepeda hard tail.

Jenis – jenis Sepeda MTB / Sepeda Gunung Berdasarkan Track yang Dapat Dilalui

Sepeda MTB XC (Cross Country)

gambar sepeda
trekbikes.com
Sesuai dengan namanya, sepeda MTB jenis XC atau cross country ini ditujukan untuk menjelajah medan. Pada umumnya, sepeda gunung jenis ini dibekali dengan frame hard tail walaupun ada sebagian yang fulsus juga. Oleh karena itu, sepeda XC hanya diperuntukkan untuk track off road ringan. Jadi jangan dipaksa untuk melibas rute yang ekstrim ya sob. Jika dipaksakan, hal ini dapat membahayakan kita karena frame dapat patah yang tentunya sangat berbahaya bagi pengendaranya.
Biasanya, sepeda XC dibekali dengan suspeni depan dengan travel 100mm.

Sepeda MTB Trail

jenis sepeda mtb
titanracingbikes.com
Jenis Sepeda MTB Trail sebenarnya hampir mirip dengan XC. Namun, range medannya sedikit lebih berat. Jadi, jenis sepeda trail ini dapat melibas track yang lebih bervariasi jika dibandingkan dengan jenis XC.
MTB trail ini juga banyak yang desainnya menggunakan sistem fullsus. Namun, tetap ada juga yang menggunakan frame hard trail. Biasanya, suspensi depan sepeda gunung trail ini memiliki travel antara 120 hingga 140 milimeter.

Sepeda MTB AM (All Mountain)

gambar sepeda mahal
pinkbike.org
Sesuai dengan namanya, All Mountain, sepeda ini dapat melibas berbagai trek pegunungan. Mulai dari tanjakan hingga turunan off road dapat dilibas dengan sepeda ini. Kemampuan ini tidak lepas dari konstruksi full suspension yang diterapkan pada sepeda MTB AM ini. Selain itu, travel fork / suspensi depan yang berukuran antara 140-160 mm ini dapat mengatasi jalan off road berbatu.

Sepeda MTB Enduro

jenis sepeda gunung
cannondale.com
Sepeda jenis ini merupakan sepeda yang didesain untuk trek off road menengah. Jenis sepeda ini menggunakan konstruksi frame dengan suspensi ganda atau full suspension.
Dapat dikatakan bahwa sepeda jenis ini merupakan versi lebih ringan dari sepeda downhill. Karena lebih ringan, sepeda ini juga lebih gesit. Namun demikian, kemampuan dropnya (terjun dari ketinggian / jumping) dibawah sepeda downhill. Salah satu sebabnya adalah sepeda ini didesain untuk menggunakan suspensi depan dengan travel antara 150-160 mm.

Sepeda Downhill

gambar sepeda downhill
polygonbikes.com
Sepeda MTB downhill atau biasa disebut sepeda downhill ini memang didesain untuk melibas turunan. Namun bukan sembarang turunan, tetapi turunan dengan rintangan yang harus dilewati dengan kecepatan tinggi. Oleh karena itu, sepeda downhill mutlak memiliki konstruksi yang kokoh dan stabil. Selain itu kemampuan untuk meredam benturan saat sepeda landing juga harus dimiliki oleh sepeda downhill.
Oleh karena itu, sepeda downhill pada umumnya didesain dengan rangka yang berukuran besar untuk membuat sepeda downhill ini kokoh. Selain itu, suspensi yang digunakan juga memiliki travel yang besar yaitu hingga 200 mm. Hal ini memungkinkan sepeda downhill ini dapat mendarat mulus dari ketinggian lompatan 2 meter, atau bahkan lebih.
Nah itulah sekilas mengenai jenis – jenis sepeda MTB atau sepeda Gunung yang umum ditemui di sekitar kita. Semoga artikel ini bermaanfaat bagi kita semua. Terima kasih telah berkunjung di blog ini, dan salam gowes.

4 thoughts on “Yuk Kenali Jenis Sepeda MTB / Gunung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *